Responsive image

Ketua Mahkamah Agung: Strategis, Peran Perempuan bagi Peradilan


Senin, 07 Oktober 2019 - 07:21:18 WITA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Informasi Publik - Dibaca: 22

Jakarta—Humas: Perempuan sebagai bagian dari warga peradilan, memiliki peranan strategis. Peranan tersebut diperoleh dari kedudukannya sebagai figur sentral dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini dalam keluarga, melalui peranannya sebagai isteri ataupun sebagai ibu serta dalam lingkup pekerjaan memiliki peranan profesiaonal mengayomi dengan kasih sayang.

Demikian disampaikan Ketua Mahkamah Agung, Yang Mulia Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H., saat memberikan sambutan dalam acara peringatan HUT Ke-17 Dharmayukti Karini, di Balairung Mahkamah Agung, Rabu (02/10/2019).

Berkaca dari peranan penting perempuan tersebut, Hatta Ali berharap kiranya Dharmayukti Karini selaku organisasi perempuan di lembaga peradilan dapat menunjukkan peranannya dalam menunjang penyelenggaraan negara, khususnya pelaksana kekuasaan kehakiman.

Menurut Hatta Ali, setidak-tidaknya terdapat empat peranan penting yang dapat ditunjukkan oleh Dharmayukti Karini sebagai penunjang peradilan. “Dharmayukti Karini harus dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi seluruh warga peradilan dalam menjaga integritas,” pesan Hatta Ali menguraikan peranan yang pertama.

Selain itu, lanjut Hatta Ali, wanita peradilan harus menjadi yang terdepan dalam mencegah pelanggaran kode etik dan perilaku, pengingat insan peradilan untuk senantiasa patuh dan taat terhadap segala peraturan perundang-undangan dan menjadi agen perubahan baik dalam rumah tangga maupun di tempat kerja.

Peranan ini, menurut Hatta Ali, sesuai dengan arti Dharmayukti Karini. “Wanita yang memiliki keutamaan dalam hal kejujuran, kebenaran, dan keadilan,” papar Hatta Ali.

Hatta menilai peranan Dharmayukti Karini ini sangat penting mengingat saat ini Mahkamah Agung dan seluruh jajaran peradilan yang berada di bawahnya terus berjuang meningkatkan citra dan upaya dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap dunia peradilan.

Mempertegas Identitas Diri

Peringatan HUT Ke-17 Dharmayukti Karini kali ini mengambil tema Dengan Semangat Hari Ulang Tahun ke XVII Dharmayukti Karini Bertekad untuk Mempertegas Identitas Diri melalui Realisasi Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi. Menurut Roosdiaty Hatta Ali, Ketua Umum Dharmayukti Karini, selama ini identitas diri Dharmayukti Karini lebih dikenal dari papan nama di secretariat, hymne dan mars yang dikumandangkan, maupun seragam resmi atau atribut lain yang dikenakan para anggotanya.

Namun kali ini, ujar Roosdiaty, Dharmayukti ini lebih dikenal melalui program-program kerja secara nyata yang dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi.

Menurut Roosdiaty, setidak-tidaknya ada empat hal yang perlu dilakukan oleh Dharmayukti Karini untuk mencapai hal tersebut. Pertama, semua jajaran pengurus baik tingkat cabang, daerah maupun pusat agar lebih memfungsikan diri dalam organisasi. “Mari kita laksanakan program kerja yang telah ditetapkan melalui Munas, Musda, dan Muscab secara sungguh-sungguh,” ajak Roosdiaty.

Kedua, kembangkan ciri khas diri atau karakter organisasi secara serempak dan berkesinambungan. “Tunjukkan perilaku-perilaku yang mencerminkan watak berbudi pekerti luhur,” imbuh Roosdiaty.

“Dan yang ketiga, jaga sikap tenggang rasa dan pemahaman akan perbedaan,” jelas Roosdiaty penuh antusias.

Berlangsung Meriah

Peringatan HUT Ke-17 Dharmayukti Karini berlangsung meriah. Selain dihadiri oleh pimpinan Mahkamah Agung beserta pejabat eselon I dan II di lingkungan Mahkamah Agung, juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Daerah Dharmayukti Karini Seluruh Indonesia dan pengurus serta anggota Dharmayukti Karini dari empat daerah, yakni Mahkamah Agung, DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Di akhir sambutannya Ketua Mahkamah Agung berpesan agar Dharmayukti Karini terus berbuat untuk mewujudkan peranannya secara optimal. “Teruslah melangkah, bergerak, dan berbakti menuju tercapainya cita-cita yang luhur, semoga semakin eksis mempertegas identitas diri melalui realisasi tugas pokok dan fungsi organisasi,” pungkas Hatta Ali. (Humas/Mohammad Noor)

© Copyright 2019 Pengadilan Negeri Atambua Kelas IB