Penyuluhan Hukum Terpadu dan Sosialisasi Hakim Masuk Desa di Kec. Nanaet Dubesi


Senin, 05 September 2022 - 10:15:03 WITA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita terkini - Dibaca: 38

PN Atambua News - Kab. Belu, Seiring dengan Program Pemerintah Kabupaten Belu untuk meningkatkan kesadaran hukum di Kabupaten Belu, Pada Hari Jumat (02/09) telah diadakan kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu yang bertempat di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Laktutus, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu. Acara ini dihadiri oleh beberapa pemangku kepentingan dalam bidang hukum seperti Pengadilan Negeri Atambua, Pengadilan Agama Atambua, Pihak Kepolisan, Para kepala desa di Kecamatan Nanaet Dubesi, Camat dan Para tokoh agama setempat.

 

Ketua Pengadilan Negeri Atambua, Bapak Decky Arianto Safe Nitbani, S.H.,M.H menghadiri acara tersebut sekaligus menjadi pemateri. Dalam kesempatan yang diberikan, KPN Atambua menyampaikan materi tentang Kekerasan Seksual. KPN Atambua membawakan materi ini bukan tanpa alasan, sesuai dengan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Belu mengindikasikan terjadi peningkatan signifikan dalam kasus KDRT dan pelecehan seksual di Kabupaten Belu. Dilansir dari Web RRI.co.id pada periode Januari - Agustus 2022 terdapat 57 kasus dengan rincian 7 kasus KDRT dan 50 kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak. 

 

Bapak KPN Atambua memberikan materi selama kurang lebih 20 menit dan diikuti dengan serius oleh seluruh audiens yang hadir. KPN Atambua mengingatkan kepada semua masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam pergaulan disekitar karena ada ancaman hukuman pidana bagi pelaku pelecehan atau kekerasan seksual.Selain itu KPN Atambua menyampaikan bahwa layanan di PN Atambua untuk penerbitan Surat Keterangan sebagai contohnya Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana untuk warga yang ingin mencalonkan sebagai Kepala Desa dalam penerbitan surat keterangan tidak dipungut biaya apapun selain Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah). 

 

Dalam kesempatan ini Bapak Decky juga memberitahukan kepada para kepala desa dan Camat Nanaet Dubesi apabila ada warganya yang ingin melakukan proses permohonan ringan seperti permohonan ganti nama dapat mengajukan melalui kepala desa masing-masing dan setelah terkumpul nantinya hakim akan datang ketempat proses sidang akan dilakukan di desa tersebut. Program ini dinamakan Hakim Masuk Desa yang merupakan Inovasi Pengadilan Negeri Atambua. Acara ditutup dengan foto bersama seluruh Narasumber dan Audiens. (Izzadin) 

 

Survei Kepuasan Masyarakat
Sangat Baik

3,70

92.41%
Survei Persepsi Anti Korupsi
Sangat Baik

3,38

84.38%
Rasio Penanganan Perkara Tahun 2022

83.70 %

Sisa tahun lalu
36
Masuk tahun ini
240
Tunggakan perkara
45
Minutasi tahun ini
231
Statistik Pengunjung

115119

Pengunjung hari ini
82
Pengunjung online
1
Hits hari ini
151
Total pengunjung
54512
Total hits
115119

Berita Terkait

- Dialog Tokoh Agama bersama Penegak Hukum- Upacara Memperingati HUT Mahkamah Agung RI Ke 77- Upacara Bendera Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 77- Talkshow Belu Siaga Anak di RRI ATAMBUA bersama Kanit PPA- Wakil Ketua PN Atambua Hadiri Pencanangan Zona Integritas Polres Malaka