features Tupoksi
Tupoksi

Ketua

  1. Memimpin manajemen dan operasional lembaga peradilan.
  2. Melaksanakan perencanaan (planning and programming), pelaksanaan (operating) lembaga peradilan secara menyeluruh.
  3. Mengatur pembagian tugas antara Ketua dan Wakil Ketua secara serasi dan seimbang.
  4. Mengatur pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pejabat dan staf struktural, teknis dan administrasi secara baik, serasi dan berkesinambungan.
  5. Merumuskan dan menetapkan kebijakan terkait penempatan personil, pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta penggunaan fasilitas dinas Pengadilan Negeri Atambua.
  6. Melakukan pengawasan internal dan eksternal terhadap manajemen dan operasional serta kinerja aparat pengadilan.
  7. Memberikan penilaian pekerjaan terhadap Hakim dan persetujuan penilaian pekerjaan Panitera Pengganti, Jurusita dan Pejabat Struktural di Pengadilan Negeri.
  8. Membagi perkara perdata dan pidana kepada Majelis Hakim secara serasi dan seimbang.
  9. Menetapkan Majelis Hakim untuk menyidangkan perkara pidana dan perdata dan permohonan prodeo.
  10. Memeriksa dan menetapkan permohonan eksekusi.
  11. Memeriksa dan menetapkan permohonan sita.
  12. Memberikan persetujuan penyitaan barang bukti.
  13. Menunjuk Hakim Pengawas Bidang dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan internal dan melaporkan tugas pengawasan ke Pengadilan Tinggi yang tembusannya disampaikan ke Mahkamah Agung RI.
  14. Merumuskan dan menetapkan Program Kerja dalam Rencana Jangka Panjang, Rencana Jangka Menengah, Rencana Jangka Pendek dan Rencana Strategis (Renstra).
  15. Menetapkan tugas pokok dan fungsi serta Standard Operational Procedure (SOP) dengan waktu penyelesaian masing-masing uraian kegiatan.
  16. Melakukan pemeriksaan mendadak minimal 3 (tiga) bulan sekali dalam administrasi perkara maupun administrasi umum.
  17. Melakukan eksaminasi terhadap putusan dan melaporkan hasil eksaminasi ke Pengadilan Tinggi yang tembusannya disampaikan ke Mahkamah Agung RI.
  18. Menghadiri undangan dari instansi lain.
  19. Melakukan koordinasi dengan instansi lain.
  20. Membentuk Tim Pemeriksa Hakim atau karyawan dalam hal akan dilakukannya pemeriksaan terhadap hakim dan atau karyawan yang bermasalah atas laporan atau temuan/inisiatif sendiri.
  21. Menindaklanjuti hasil temuan tim pemeriksa dengan rekomendasi tertentu kepada Ketua Pengadilan Tinggi.
  22. Menjatuhkan hukuman disiplin bagi aparat pengadilan (karyawan dan hakim) yang telah melanggar ketentuan disiplin.
  23. Melakukan pertemuan rutin (bulanan) bagi para karyawan dan hakim-hakim dalam rangka evaluasi tugas pokok dan fungsi serta pengawasan bidang, persamaan persepsi dan peningkatan pengetahuan aparat pengadilan.
  24. Melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap hakim yang baru ditempatkan, wakil ketua dan/atau PNS, Panitera Pengganti, Jurusita/Jurusita Pengganti dan Pejabat Struktural lainnya.
  25. Mendisposisi surat serta menandatangani surat-surat lain terkait administrasi umum dan teknis peradilan.
  26. Membuat penetapan/mengetahui permohonan bantuan hukum bagi terdakwa dalam perkara pidana dan/atau para pihak dalam perkara perdata.
  27. Memeriksa dan menandatangani laporan-laporan.
  28. Melakukan evaluasi terhadap laporan tertulis dan lisan dan/atau saran, gagasan, pendapan yang diberikan oleh Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Hakim Pengawas Bidang, bawahannya yang disampaikan secara langsung dan/atau disampaikan dalam rapat rutin untuk merumuskan kebijakan institusi dan/atau penyusunan program kerja tahunan serta Rencana strategis (Renstra).
  29. Melakukan pengawasan terhadap Kuasa Pengguna Anggaran dan pengelola keuangan dalam penggunaan DIPA serta pelaksanaan penggunaan anggaran.
  30. Melakukan pemeriksaan dadakan terhadap penggunaan dana DIPA.

 

Wakil Ketua

  1. Melakukan pengawasan internal atas delegasi dari Ketua.
  2. Melakukan tugas-tugas Ketua atas delegasi dari Ketua.
  3. Menghadiri undangan atau rapat atas perintah Ketua dan melaporkan pelaksanaannya.
  4. Melakukan tugas Ketua dalam hal Ketua sementara berhalangan.
  5. Membantu Ketua dalam merumuskan dan membuat program kerja jangka panjang, jangka menengah, jangka pendek dan Rencana strategis.
  6. Melakukan pengawasan dan pembinaan internal terhadap administrasi umum pengadilan.
  7. Mengkoordinir pelaksanaan tugas pokok hakim pengawas bidang.
  8. Membuat laporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Wakil Ketua secara rutin setiap bulan kepada Ketua disertai rekomendasi

 

Hakim

  1. Menerima, memeriksa dan memutus perkara yang ditetapkan oleh Ketua yang dijadwalkan dalam court calendar.
  2. Melaksanakan tugas pengawasan yang didelegasikan oleh Ketua/Wakil Ketua atau tugas-tugas lain yang telah ditetapkan dalam program kerja tambahan.
  3. Melaksanakan mediasi berdasarkan penunjukan sebagai hakim mediator oleh Ketua Majelis Hakim.
  4. Menghadiri undangan atas perintah delegasi Ketua dan melaporkan pelaksanaannya.
  5. Mengikuti seminar/lokakarya/pelatihan/sosialisasi baik sebagai peserta, penyuluh, pemateri, moderator, maupun sebagai trainer atas izin Ketua.
  6. Memaparkan hasil seminar/lokakarya/pelatihan/sosialisasi kepada aparat pengadilan.
  7. Membuat laporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut di atas secara rutin kepada Ketua/Wakil Ketua.

 

Panitera

  1. Panitera bertugas menyelenggarakan administrasi perkara, dan mengatur tugas para Panitera Muda, Panitera Pengganti, Jurusita/Jurusita Pengganti serta seluruh pelaksana di bagian teknis Pengadilan Negeri Atambua.
  2. Panitera bertugas membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan.
  3. Panitera membuat daftar perkara-perkara perdata dan pidana yang diterima di Kepaniteraan.
  4. Panitera membuat salinan putusan menurut ketentuan undang-undang yang berlaku.
  5. Panitera bertanggung jawab atas pengurusan berkas perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, uang titipan pihak ketiga, surat-surat berharga, barang bukti dan surat-surat lainnya yang disimpan di kepaniteraan.
  6. Dalam perkara perdata, Panitera bertugas melaksanakan putusan Pengadilan.

 

 Sekretaris

  1. Mengkoordinir tugas-tugas Kepala Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan dan Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan.
  2. Membuat evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan secara berkala.
  3. Sekretaris bertugas menyelenggarakan administrasi umum, mengatur tugas para Kepala Sub Bagian, serta seluruh pelaksana di bagian Kesekretariatan Pengadilan Negeri Atambua.
  4. Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung jawab atas penggunaan anggaran.
  5. Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Barang bertanggung jawab atas keberadaan dan pemanfaatan barang milik negara (BMN).

 

 Panitera Muda Perdata

  1. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan.
  2. Melaksanakan administrasi perkara, mempersiapkan persidangan perkara, menyimpan berkas perkara yang masih berjalan dan urusan lain yang berhubungan dengan masalah perkara perdata.
  3. Memberi nomor register pada setiap perkara yang diterima di Kepaniteraan Perdata.
  4. Menyerahkan salinan putusan kepada para pihak yang berperkara bila diminta.
  5. Menyiapkan berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi atau peninjauan kembali.
  6. Menyerahkan berkas perkara in aktif kepada Panitera Muda Hukum.

 

Panitera Muda Pidana

  1. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan.
  2. Melaksanakan administrasi perkara, mempersiapkan persidangan perkara, menyimpan berkas perkara yang masih berjalan dan urusan lain yang berhubungan dengan masalah perkara pidana.
  3. Memberi nomor register pada setiap perkara yang diterima di Kepaniteraan Pidana.
  4. Menyerahkan salinan putusan kepada Jaksa, Terdakwa atau kuasanya dan Lembaga Pemasyarakatan apabila Terdakwa ditahan.
  5. Menyiapkan berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi atau peninjauan kembali.
  6. Menyerahkan berkas perkara in aktif kepada Panitera Muda Hukum.

 

Panitera Muda Hukum

  1. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan.
  2. Mengumpulkan, mengolah dan mengkaji data, menyajikan statistik perkara, menyusun laporan perkara, menyimpan arsip berkas perkara dan tugas lain yang diberikan berdasarkan peraturan yang berlaku.

 

Panitera Pengganti

  1. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan.
  2. Membuat berita acara persidangan.
  3. Membantu Hakim dalam melaporkan kepada Panitera Muda bersangkutan berkenaan dengan penundaan hari sidang, perkara yang sudah putus berikut amar putusannya.
  4. Membuat penetapan hari sidang.
  5. Membuat penetapan terdakwa tetap ditahan, dikeluarkan dari tahanan atau dirubah jenis penahanannya.
  6. Mengetik putusan.
  7. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda bersangkutan bila telah selesai diminutasikan.

 

Jurusita/Jurusita Pengganti

  1. Melaksanakan semua perintah yang diberikan oleh Ketua Pengadilan, Ketua Majelis Hakim dan Panitera.
  2. Melaksanakan pemanggilan atas perintah Ketua Pengadilan atau atas perintah Hakim.
  3. Menyampaikan pengumuman-pengumuman, teguran-teguran, protes-protes dan pemberitahuan Putusan Pengadilan menurut cara-cara berdasarkan ketentuan Undang-Undang.
  4. Melakukan penyitaan atas perintah Ketua Pengadilan dan dengan teliti melihat lokasi batas-batas tanah yang disita beserta surat-surat yang sah apabila menyita tanah.
  5. Membuat berita acara penyitaan yang salinan resminya diserahkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, antara lain kepada BPN setempat bila terjadi penyitaan sebidang tanah.

 

Sub Bagian Umum dan Keuangan

  1. Mencatat dan mendistribusikan surat-surat masuk dan surat-surat keluar.
  2. Menyelenggarakan pengadaan barang persediaan untuk keperluan operasional kantor.
  3. Menyimpan dan memelihara surat-surat bukti kepemilikan Barang Milik Negara.
  4. Menyelenggarakan administrasi Persediaan dan Barang Milik Negara serta Membuat Laporan Barang Milik Negara Semester dan Tahunan.
  5. Menyelenggarakan perawatan pelengkapan kantor dan gedung kantor sesuai dengan rencana dan anggaran yang telah ditetapkan.
  6. Mengkoordinir dan mengawasi keamanan kantor dengan bekerja sama baik dengan pengamanan internal maupun dengan instansi terkait untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan operasional kantor.
  7. Mengkoordinir dan mengawasi kebersihan halaman dan gedung kantor.
  8. Menyelenggarakan administrasi perpustakaan.
  9. Melaksanakan tugas perbendaharaan yang bersumber dari PNBP dan APBN (DIPA).
  10. Membuat laporan keuangan secara periodik (Bulanan, Triwulanan, Semesteran dan Tahunan).
  11. Menata dan memelihara dokumen penerimaan dan belanja negara.

 

Sub Bagian Perencanaan, Teknologi Informasi dan Pelaporan (PTIP)

  1. Menyusun konsep Daftar Isisan Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Pelaksanaan Operasional Kegiatan (POK)
  2. Merevisi DIPA.
  3. Membuat laporan aplikasi PP 39 Tahun 2006.
  4. Mengisi pembaruan konten website.
  5. Melaksanakan pengelolaan sistem TI, infrastruktur hardware yang meliputi server, computer dan perangkat pendukung lainnya.
  6. Menghimpun dan menyusun Laporan Tahunan dan  Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP).
  7. Menyusun konsep Rencana Kerja (Renja), Rencana Strategis (Renstra), Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Indikator Kinerja Utama (IKU).

 

Sub Bagian Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana

  1. Menata dan memelihara file/berkas kepegawaian pegawai.
  2. Menyusun dan membuat Daftar Urut Kepangkatan, Daftar Urut Senioritas dan Bezetting.
  3. Mengusulkan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil, kenaikan pangkat, pengangkatan dalam jabatan, mutasi, tanda kehormatan dan pensiun.
  4. Mengusulkan penerbitan askes, karpeg, karis/karsu dan taspen.
  5. Mempersiapkan bahan dan mencatat seluruh hasil untuk rapat Baperjakat.
  6. Menyiapkan penyelenggaraan penyumpahan PNS dan penyumpahan/pelantikan jabatan.
  7. Membuat surat keputusan kenaikan gaji berkala dan surat pernyataan masih menduduki jabatan.
  8. Mengusulkan formasi CPNS.